| |

Sentra Memasak

 

memasak_03.jpgmemasak_04.jpgmemasak_02.jpgmemasak_01.jpg

 

Inilah kegiatan Sentra Memasak yang kami lakukan pada hari Rabu  4 September 2019. Kami siswa TK kelompok B belajar tentang proses menumis berbagai macam sayuran, seperti kecambah, kacang panjang dan buncis. Sebelum kami memulai aktivitas memasak, kami diberi penjelasan oleh guru. Pertama, sebelum memasak sayur-sayuran seperti buncis harus dipetik ujungnya dan bagian pinggir perlu dibuang. Setelah itu, buncis dicuci bersih kemudian dipotong sesuai ukuran yang diinginkan , sama halnya dengan proses  memasak kacang panjang dan kecambah. Setelah sayur bersih dan sudah dipetik / dipotong, maka kami mulai dapat menyalakan kompor dengan api kecil. Kemudian kami mulai memasukkan minyak,  bawang putih dan bawang merah, sampai  tercium bau harum. Selanjutnya, kami dapat  menambahkan sayur yang sudah dicuci bersih. Terakhir ketika sayur mulai layu dan masak, kami tambahkan sedikit telur yang sudah dikocok lalu kami beri bumbu dan masukkan sedikit garam, gula dan kecap. Kami sangat semangat dan antusias sekali ketika memasak. Wah, ternyata memasak itu menyenangkan, meskipun kami bisa tapi perlu pendampingan guru. Memasak itu tidaklah mudah jadi kami mau belajar untuk menghargai mama karena  sudah menyediakan masakan yang enak untuk bekal ke sekolah setiap hari. Selain itu, kami juga belajar untuk menghabiskan makanan yang ada sebagai ucapan syukur kami atas berkat Tuhan dalam hidup kami.

Sentra Bermain Peran

 

peran_01.jpgperan_03.jpgperan_02.jpgperan_04.jpg

 

Pada hari Rabu, 11 September 2019, kami belajar dan bermain di Sentra Bermain Peran. Pada aktivitas ini, kami belajar untuk berperan menjadi mama yang menyiapkan makanan, papa yang memperbaiki sepeda dan kakak yang membantu mama untuk membersihkan rumah. Kami sangat senang dapat bermain dan memerankan peran sebagai satu keluarga bersama teman. Bermain peran menjadi mama dan papa itu sangat menyenangkan, meskipun hanya bermain tapi kami dapat ikut merasakan apa yang dilakukan papa dan mama untuk kami setiap hari. Bekerja dan membersihkan rumah merupakan suatu hal yang cukup melelahkan. Kami mau menghargai jerih lelah mama dan papa untuk kami, kami pun mau menjadi anak yang mau membantu papa dan mama di rumah. Terima kasih mama dan papa.

Membuat Lemet

Membuat lemet adalah pengalaman kami yang pertama. Lemet merupakan makanan tradisional yang menggunakan singkong sebagai bahan utama. Lemet terbuat dari singkong, kelapa parut, gula merah (gula aren) yang dibentuk memanjang dan dibungkus dengan menggunakan daun pisang, kemudian dikukus. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan salah satu jenis jajanan tradisonal pada anak, khususnya yang terbuat dari bahan dasar singkong.

 IMG 20190911 WA0016 IMG 20190917 WA0010

IMG 20190917 WA0037 IMG 20190917 WA0040

Sebelum membuat lemet, kami harus mencuci tangan dulu supaya bersih. Lalu, Ibu guru menyebutkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat lemet. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam membuat lemet, yaitu : memarut singkong. Kami memarut secara bergantian dengan penuh hati-hati, karena alat parutannya sangat tajam. Setelah memarut singkong, Ibu guru membantu kami memasukkan semua bahan dan hasil parutan singkong tadi ke dalam wadah yang dipakai untuk dijadikan adonan lemet. Kami mengaduk bahan-bahan tersebut sampai adonan merata. Kemudian, Ibu guru membagikan daun pisang yang akan dipakai untuk membungkus adonan lemet tadi. Kami mengambil adonan lemet 2-3 sendok, lalu meletakkannya di atas daun pisang, dan kami gulung adonan tersebut secara perlahan agar adonan tidak jatuh. Selanjutnya, adonan lemet yang sudah terbungkus rapi, kami masukkan untuk dikukus ke dalam sebuah dandang yang sudah dipanaskan dengan perlahan-lahan dan hati-hati tangan kami tidak terkena dandang yang panas itu. Setelah itu, kami harus menunggu lemet dikukus sekitar 20-30 menit sampai matang dan dapat dimakan. Kami tidak sabar untuk mencoba lemet buatan kami. Hmmm… Yummy… lemet buatan kami enak sekali. Lemet itu ternyata kenyal dan manis.

Wah, ternyata jajanan tradisional itu tidak kalah enak dibandingkan dengan roti yang sering kita makan dan beli di mall / toko. Mari kita belajar dan pertahankan jajanan tradisional yang dapat menyehatkan tubuh kita, sehingga kita dapat mengurangi kebiasaan untuk mengkonsumsi makanan / snack yang kurang sehat.

Ayo Menjaga Kebersihan Rumah

IMG_20190828_082920.jpgIMG_20190828_083501.jpgIMG_20190828_083812.jpgIMG_20190828_083029.jpgIMG_20190828_083031.jpgIMG_20190828_082655.jpg

Berbeda dengan adik-adik KB A, kakak-kakak KB B diajarkan dan diajak untuk dapat menjaga kebersihan rumah. Ibu guru mengatakan bahwa kita harus selalu menjaga kebersihan rumah supaya tidak ada kuman yang menyebabkan munculnya penyakit. Caranya dengan menyapu sampah-sampah yang berserakan, sehingga rumah kita selalu nyaman untuk dijadikan tempat tinggal. Selain itu, ternyata ada banyak cara untuk dapat menjaga kebersihan tempat tinggal kita lho teman-teman. Pertama kita harus membuang sampah di tempat sampah. Kemudian, merapikan mainan setelah bermain, melap, menyapu dan bahkan mengepel lantai rumah agar selalu bersih. Pada hari Rabu, 28 Agustus 2019 yang lalu, Ibu guru mengajarkan pada kami bagaimana cara menyapu supaya kami dapat menjaga kebersihan dan membantu mama di rumah. Selanjutnya, Ibu guru juga memberikan penjelasan tambahan pada kami kalau sapu yang digunakan untuk menyapu rumah sebaiknya berbeda dengan sapu yang dipakai untuk halaman luar / taman. Sapu lidi digunakan untuk menyapu daun-daun kering yang ada di taman, sedangkan sapu yang biasa digunakan untuk menyapu dalam rumah adalah sapu ijuk. Kita jangan sampai salah menggunakan ya teman-teman.

Meski kita masih kecil, ayo kita belajar untuk mandiri dan dapat membantu mama di rumah dengan cara tetap menjaga kebersihan rumah. Tidak hanya itu, kita pun dapat terhindar dari sakit-penyakit jika memiliki rumah yang bersih. Ayo teman-teman… mulai sekarang, kita sama-sama belajar untuk hidup bersih dan sehat.

Bagian-Bagian Rumah

IMG 20190905 085151 IMG 20190905 085233

IMG 20190905 085502 IMG 20190905 085518

Halo teman-teman…! Kali ini, kami anak-anak KB Petra 5 ingin menceritakan tentang kegiatan yang kami lakukan di sekolah. Beberapa waktu yang lalu, kami belajar tentang bagian-bagian dari rumah. Rumah adalah salah satu bangunan yang kita jadikan sebagai tempat tinggal bersama keluarga. Rumah memiliki berbagai macam ukuran dan bentuk. Selain itu, rumah juga memiliki beberapa bagian, seperti atap, jendela, pintu, dan dinding. Bagian rumah yang pertama adalah atap. Atap rumah berada di bagian atas yang berfungsi untuk melindungi kita dari panas matahari dan air hujan. Kedua, bagian jendela yang berfungsi supaya cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah. Ketiga, bagian pintu yang biasa digunakan saat kita keluar atau masuk ke dalam rumah. Dan yang terakhir dari bagian rumah adalah dinding, yang dipakai sebagai penyokong atap rumah, memisahkan ruangan satu dengan ruangan yang lain, dan melindungi kita dari cuaca yang dingin maupun panas.

Setelah Ibu guru menjelaskan tentang bagian-bagian rumah dan fungsinya, adik-adik KB A diajak untuk membuat kolase pada hari Kamis, 5 September 2019. Ibu guru memberikan pada kami sebuah gambar rumah, dengan atap yang masih berlubang. Kegiatan kami adalah membuat kolase untuk menutup atap rumah dengan kertas berwarna coklat yang sudah dipotong kecil-kecil oleh Ibu guru. Kami menempel dengan pelan-pelan dan penuh kesabaran, supaya atap tertutup dengan rapi. Taraaa... jadilah kolase atap rumah kami !

boost the values reap the success