| |

Aku Suka Bereksperimen

IMG 20200420 WA0001

IMG 20200420 WA0002Eksperimen berarti melakukan suatu percobaan untuk membuktikan kebenaran dari sebuah teori. Pada kesempatan kali ini, anak-anak TK Kristen Petra 5, khususnya kakak-kakak TK B ingin membuktikan bahwa air yang diberi garam dapat membuat telur melayang bahkan mengapung di atas permukaan air sesuai dengan materi yang diberikan guru pada hari Jumat, 17 April 2020 yang lalu. Adanya pendampingan mama dan papa, kami menyiapkan alat dan bahan yang terdiri dari : 3 buah gelas kosong, garam, sendok, dan 3 buah telur. Lalu masing-masing gelas kami isi dengan air hingga memenuhi setengah bagian gelas. Gelas pertama tidak kami beri garam, gelas kedua kami tambahkan garam sebanyak 3-4 sendok makan, dan pada gelas terakhir kami beri garam lebih sedikit dari gelas kedua kira-kira sekitar 2 sendok makan lalu aduk garam tadi hingga larut dalam air. Setelah itu, kami mulai memasukkan telur satu per satu ke dalam gelas tadi. Pada gelas pertama yang airnya tidak tercampur garam, telur akan tenggelam ke dasar gelas. Pada gelas kedua yang kami beri banyak garam, telur akan mengapung hingga ke permukaan, dan pada gelas terakhir yang kami beri sedikit garam, telur akan melayang di dalam gelas. Mengapa bisa demikian ? Jawabannya : pada gelas pertama massa jenis telur lebih besar dari pada massa jenis air sehingga telur tenggelam. Sedangkan, pada gelas kedua massa jenis air menjadi lebih besar dari pada massa jenis telur karena air tercampur dengan garam, dan pada gelas ketiga massa jenis telur sama dengan massa jenis air sehingga telur melayang. Dengan demikian garam dapat berfungsi untuk memperbesar massa jenis air. Semakin banyak garam yang diberikan maka semakin besar pula massa jenis airnya.

Wah, ternyata bereksperimen itu sangat menyenangkan ya ? Ayo teman-teman, di saat situasi seperti ini lebih baik kita banyak mengisi waktu luang yang kita miliki untuk beraktivitas di rumah bersama anggota keluarga kita dan mencoba hal-hal yang baru. Kita bisa mengajak mama atau papa untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, supaya kita tidak menjadi bosan saat di rumah. Selain itu, kita juga dapat belajar dan semakin tahu tentang banyak hal.

Belalai Gajah

"Belalai Gajah yang panjang, sayap burung Dara, ikan di laut berenang. Tuhan penciptanya”

IMG 20200420 WA0010 IMG 20200420 WA0011

Halo teman-teman, apa kabar kalian semua ? semoga kita semua sehat selalu ya di manapun kita berada. Teman-teman semua pasti tahu atau pernah melihat binatang Gajah, bukan ? Gajah adalah binatang yang memakan tumbuhan, bertubuh tinggi dan besar, bertelinga lebar, dan berhidung panjang. Hidung panjang milik Gajah itu biasa kita sebut dengan belalai. Selain sebagai hidung, belalai Gajah juga berfungsi sebagai tangan mereka untuk mengambil makanan ataupun air untuk mereka minum, induk Gajah juga membelai anak mereka menggunakan belalai.

Pada kesempatan kali ini, adik-adik dari KB Kristen Petra 5 khususnya KBB ingin menceritakan pengalaman mereka saat membuat belalai gajah di rumah bersama mama dan papa pada hari Jumat, 17 April 2020 yang lalu. Pertama-tama mama dan papa membantu kami untuk menyediakan alat serta bahan yang diperlukan seperti : air, sabun cuci piring, mangkuk, sendok, handuk, karet gelang, dan botol plastik yang sudah dipotong. Kami  menuangkan air ke dalam mangkuk, setelah itu kita menuangkan sabun sebanyak 3 sendok lalu aduk hingga sabun menyatu dengan air. Papa dan mama kemudian membantu kami untuk mengikat handuk dengan karet pada botol, kami mencelupkan bagian ujung handuk ke dalam mangkuk kemudian meniup ujung botol. Lihat… busa-busa pada sabun keluar memanjang seperti belalai pada Gajah. Semakin sering kami meniup, maka belalai Gajah yang terbuat dari busa tadi juga akan semakin panjang. Kami juga meminta mama dan papa untuk mengambil gambar kami saat membuat belalai Gajah untuk ditunjukkan kepada guru di sekolah.

Teman-teman, ternyata melakukan aktivitas dari rumah tidak kalah menyenangkannya seperti saat kita berada di sekolah. Kita dapat bermain dan beraktivitas bersama papa, mama, kakak, adik, kakek, ataupun nenek. Ayo teman-teman, kita gunakan waktu kita di rumah dengan mencoba hal-hal baru yang menyenangkan bersama keluarga kita dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan belajar taat pada mama dan papa.

Mencuci Tangan

17.jpg24.jpg15_3.jpg13_2.jpg41.jpg

Beberapa waktu belakangan ini, negara kita sedang ramai dengan penyebaran virus Corona. Untuk mengurangi resiko tersebut, pada awal bulan Maret yang lalu siswa dan siswi KB-TK Kristen Petra 5 diajak oleh Bapak dan Ibu guru untuk selalu menjaga kebersihan diri dengan cara rajin mencuci tangan. Mencuci tangan dapat dilakukan sebelum makan dan saat kita merasa tangan kita kotor. Tangan merupakan jalur utama masuknya penyakit ke dalam tubuh. Itu sebabnya, selain kita harus memiliki perilaku hidup yang sehat, sehingga kita juga harus rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air.

Mencuci tangan bermanfaat untuk membunuh kuman-kuman yang berada atau menempel pada tangan kita. Terdapat 6 langkah mencuci tangan. Pertama, basahi tangan dengan menggunakan air mengalir lalu beri sabun, gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar. Kedua, usap dan gosok kedua punggung tangan secara bergantian. Ketiga, gosok sela-sela jari tangan hingga bersih. Keempat, bersihkan ujung jari secara bergantian dengan cara posisi tangan saling mengunci. Kelima, gosok dan putar kedua ibu jari. Keenam, letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gerakkan dengan cara memutar. Setelah itu bilas busa sabun hingga bersih, lalu ambil tissue atau sapu tangan untuk mengeringkan tangan.

            Setelah memberikan penjelasan dan langkah-langkah mencuci tangan pada anak-anak, Bapak-Ibu guru pun meminta setiap anak-anak untuk mempraktekan bagaimana cara mencuci tangan tadi. Bapak-Ibu guru juga mendampingi anak-anak saat mempraktekan kegiatan mencuci tangan tersebut. Dengan diadakannya kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat mempraktekan hal ini saat berada di rumah, di sekolah maupun di luar. Anak-anak juga dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan tangan mereka dengan selalu rajin mencuci tangan mereka.

 

Ayo Berkemah

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali. Kiri kanan ku lihat saja banyak pohon Cemara.”

IMG-20200319-WA0025.jpgIMG-20200319-WA0004.jpgIMG-20200319-WA0125.jpgIMG-20200319-WA0022.jpgIMG-20200319-WA0029.jpgIMG-20200319-WA0128.jpgIMG-20200319-WA0048.jpgIMG-20200319-WA0057.jpg

Halo teman-teman, apa kabar kalian ? kami berharap kabar kalian baik-baik dan sehat selalu ya. Pada kesempatan kali ini, Kakak-kakak TK A dan B Petra 5 ingin berbagi tentang pengalaman kami saat kami mengikuti kegiatan berkemah yang dilakukan pada awal bulan Maret lalu. Berkemah adalah sebuah kegiatan yang dilakukan di luar ruangan bisa di gunung, di pantai atau di tempat-tempat lainnya. Berkemah biasanya dilakukan dengan menginap di lokasi perkemahan dengan menggunakan tenda.

Hari ini kami diajak oleh Bapak-Ibu guru untuk berkemah di halaman sekolah. Saat berkemah, ada beberapa peralatan yang perlu dinbawa dan digunakan untuk berkemah antara lain jaket, sarung tangan, topi, kaos kaki dan syal karena udara di daerah pegunungan/perkemahan sangat dingin. Saat sampai di lokasi perkemahan, Ibu Guru mengajak kami untuk mendirikan tenda, setelah tenda berhasil kami dirikan kami lalu mengumpulkan kayu bakar dan menyusunnya, untuk dipakai sebagai api unggun yang dapat membuat suasana di perkemahan menjadi hangat dan memberi cahaya. Selain itu, api unggun juga dapat digunakan untuk memasak air dan makanan. Agar suasana di perkemahan semakin seru, Ibu guru memainkan gitar dan mengajak kami bernyanyi sambil duduk mengelilingi api unggun yang kami buat, kami menyanyikan banyak lagu sambil minum dan makan snack milik kami.

Wah, teman-teman, ternyata berkemah merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan karena selain kita dapat memiliki pengalaman baru dengan berlibur di alam, kita juga dapat berkumpul bersama dengan teman-teman kita.

Menuang Air

IMG-20200319-WA0122.jpgIMG-20200319-WA0091.jpgIMG-20200319-WA0094.jpgIMG-20200319-WA0045.jpg

Teman-teman, setiap hari kita pasti memerlukan air bukan ? Air adalah cairan yang tidak berbau, berwarna, dan berasa yang dibutuhkan dalam kehidupan manusia, hewan, maupun tumbuhan. Manfaat air dalam kehidupan sangat banyak diantaranya untuk minum, mandi, mencuci baju, menyiram tanaman dan masih banyak lagi.

Pada hari Rabu, 11 Maret 2020, adik-adik KB Kr Petra 5 diajak oleh Ibu guru untuk bermain air. Sebelumnya, Ibu guru menjelaskan manfaat atau kegunaan air bagi kami. Ibu guru menyediakan satu botol kosong yang memiliki garis hitam, corong, dan teko yang berisikan air berwarna merah. Air yang ada di teko tidak boleh kami minum, karena itu adalah air mentah yang diberi pewarna makanan. Ibu guru mengajarkan pada kami bagaimana cara menuang air yang benar. Pertama kami meletakan corong di atas mulut botol, kemudian teko air kami pegang dan diarahkan ke atas corong, setelah mulut teko tepat berada di atas lubang corong, maka kami menuang air secara pelan-pelan agar tidak tumpah dan membasahi baju kami, air kami tuang sampai mendekati batas garis hitam pada botol. Yeay.... kami bisa ! Saat menuang air, kesabaran serta kehati-hatian sangat diperlukan, karena apabila kita tidak sabar dan berhati-hati, maka air dapat tumpah dan membuat baju kita basah. Kegiatan menuang air juga membantu dalam meningkatkan perkembangan fisik, motorik dan sensorik, karena saat menuang air dibutuhkan koordinasi antara mata, tangan dan kaki.

Teman-teman, bermain air memang kegiatan yang sangat menyenangkan, tapi kita harus ingat untuk tidak boleh menggunakan air dengan sembarangan karena dapat menyebabkan air habis, sehingga kita akan susah mencari air bersih. Ayo, teman-teman kita belajar untuk menggunakan air dengan bijaksana ya!

boost the values reap the success