| |

Pentingnya peran orang tua saat Learning From Home

IMG_20200520_164726.JPGIMG-20200522-WA0015.jpgIMG_20200520_164758.JPGIMG-20200521-WA0009.jpgIMG-20200522-WA0016.jpgIMG-20200520-WA0032.jpgIMG_20200521_120556.JPGIMG_20200521_135739.JPG

Study from home (SFH), learning from home (LFH) atau kegiatan belajar dari rumah adalah salah satu kebijakan pemerintah untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Kebijakan SFH untuk peserta didik itu sejalan dengan kebijakan work from home (WFH) buat para pendidik dan pekerja lainnya. Kurang lebih sekitar dua bulan ini, kegiatan SFH/LFH dan WFH merupakan pengalaman baru di dunia pendidikan, khususnya buat para siswa, guru dan bahkan orang tua siswa.

Ada banyak hal baru yang diperoleh para orang tua KB-TK Kristen Petra 5 selama mereka mengikuti serta mendampingi anak-anak saat SFH. “Pembelajaran yang diberikan ke anak-anak kami sudah sangat bagus dan maksimal. Tugas-tugas yang diberikan tidak membebani orang tua dan anak, jadi mereka bisa mengikuti dengan happy serta mengerjakan tugas-tugasnya dengan senang hati,” ungkap mama Chelsea TK A dan Calista TK B.

Pada awal kegiatan kelas online dengan menggunakan aplikasi ZOOM, pihak sekolah, anak maupun orang tua sama-sama belajar beradaptasi dan menyesuaikan diri. Papa dari Abi, Gigi, Pier, Eli (kembar 4) yang adalah siswa KB B kami juga sempat mengatakan bahwa “Pada awalnya memang agak ada kesulitan, karena kan sistem ini belum pernah dicobakan atau diterangkan. Tapi, karena keadaan, sistem pandemi ini memaksa untuk melakukan sistem learning from home ini. Permasalahan yang muncul pertama dari segi teknologi. Dari sekolah masih baru belajar dan orang tua masih harus banyak menyesuaikan. Tapi, seiring waktu berjalan, semuanya sudah bisa berjalan normal dan baik termasuk anak-anak mulai menikmati keadaan learning from home ini. Mereka mengalami kegembiraan karena bertemu dengan gurunya”.

Tidak hanya orang tua, pihak sekolah pun juga berusaha semaksimal mungkin agar tetap dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk anak dan orang tua. Sekarang ini, semua orang dipaksakan untuk belajar “melek" teknologi, khususnya dalam dunia pendidikan agar kegiatan pembelajaran dapat tetap terlaksana dengan baik dan efektif. Orang tua berpendapat bahwa pembelajaran online dengan menggunakan media ZOOM yang dilakukan 2x dalam satu minggu itu menjadi semakin efektif dikarenakan adanya pembagian shift pada tiap-tiap kelas. Selain itu, orang tua mengatakan bahwa pembelajaran online sangat membantu dalam keberlangsungan pembelajaran di masa pandemic ini. Seperti halnya dengan pendapat Mama Dave salah satu siswa TK B yang berkata “Menggunakan aplikasi ZOOM yang dibagi menjadi 3 shift masing-masing kelas, jadi 1 shift hanya berisi 8-10 orang jadi lebih efektif untuk proses belajar mengajar”.

Selain itu, semua pihak baik pihak sekolah maupun orang tua harus membangun hubungan lebih dekat serta menjalin kerja sama yang baik untuk kepentingan bersama termasuk perkembangan anak-anak selama belajar dari rumah. Dengan adanya peristiwa ini, mama Kayleen yang merupakan salah satu orang tua siswa KB A berkata, “Saat baru memulai sistem belajar online dari rumah, semakin menyadari bahwa adalah tugas kita sebagai orang tua untuk membimbing anak selama belajar dari rumah dan ikut mempertahankan pola rutinitas belajar anak. Saat mendampingi anak belajar dari rumah, banyak hal yang dapat diketahui seperti perkembangan dan kemampuan anak yang bisa menjadi bahan evaluasi orang tua dalam mendampingi anak belajar serta tantangan untuk disiplin dalam mengumpulkan tugas".

Kemudian, mama Immanuel dari siswa TK B pun menambahkan bahwa “Kami sebagai orang tua, yang mendampingi anak kami belajar di rumah justru semakin tahu perkembangan anak kami dalam hal pendidikan, semakin akrab karena dengan pembelajaran di rumah ini kami menjadi guru buat anak kami”. Selanjutnya, mama Amel siswa TK A pun menyampaikan pendapat yang sama, katanya, “Kegiatan ini juga lebih mendekatkan diri orang tua kepada anak-anaknya. Biasanya anak-anak akan diajarkan oleh guru di sekolah atau guru di tempat les, tetapi di masa pandemic COVID-19, kita akan mengambil hal-hal positif di mana orang tua mendekatkan diri kepada anaknya, melihat cara anaknya mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah. Kita bisa menjadi lebih paham karakter yang dimiliki anak kita”. Oleh karena itu, kita semua harus saling bergandengan tangan untuk menghadapi masa pandemi Covid-19 ini.

            Orang tua juga merasa senang dengan materi pembelajaran yang diberikan oleh pihak sekolah, karena materi pembelajaran yang diberikan melalui WhatsApp kelas ataupun kegiatan kelas online sangat menarik dan kreatif serta mudah untuk dipahami orang tua, sehingga orang tua dapat membimbing anak-anak mereka saat belajar. Sama halnya dengan yang disampaikan oleh Mama Qarah TK A, ““Materi secara penyampaian, kreativitas dan juga bimbingan guru sangat menunjang untuk anak belajar di rumah. Materi dan aktivitas sangat menarik sehingga anak selalu ingin belajar dan tidak bosan. Guru kelas juga komunikatif”. Selain itu, “materi yang diberikan tidak menyulitkan, bahan-bahan yang digunakan untuk tugas yang akan dibuat sangat mudah didapat.” tambah Mama Amel TK A.

            Pada masa pandemi ini, kita harus tetap percaya bahwa Tuhan pasti merancangkan yang terbaik untuk anak-anakNya. Oleh karena itu, kita harus dapat melihat dan mengambil banyak hal positif yang kita peroleh dan alami. Kegiatan belajar dari rumah ternyata tidak hanya memberikan pembelajaran yang baru bagi para siswa maupun guru, namun juga bagi para orang tua. Melalui masa pandemi ini, orang tua belajar bagaimana mereka dapat beradaptasi dengan hal-hal yang baru, menjadi lebih sadar akan pentingnya peran orang tua karena ikut terlibat dalam mendampingi dan mendidik anak-anak, serta semakin lebih tau dan bahkan mengenal karakter, perkembangan yang terjadi pada anak-anak. Selain itu, hubungan antara orang tua, guru dan anak terjalin dengan baik serta semakin “melek" teknologi, Dan lain-lain.

            Seperti yang tertulis dalam Alkitab pada Yeremia 29:11 (TB) yang tertulis Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

boost the values reap the success